Pengertian Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati merupakan variasi organisme hidup pada tiga tingkatan, yaitu gen,jenis, dan ekosistem
Menurut UU No. 5 Tahun 1994
Keanekaragaman di anatara makhluk hidup dari semua sumber, termasuk diantaranya daratan, lautan, dan ekosistem akuatik, serta kompleks-kompleks ekologi yang merupakan bagian dari keanekaragamannya, mencakup keanekaragaman dalam spesies, antarspesies dengan ekosistemnya.
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Tingkat Gen
- Terjadi karena keanekaragaman susunan gen
- Memunculkan variasi antar individu dalam spesies yang disebut varietas
- Menyebabkan tidak ada individu yang sama persis
Tingkat Spesies
- Keanekaragaman yang timbul karena adanya perbedaan-perbedaan pada berbagai spesies makhluk hidup disuatu tempat.
- Keanekaragaman jenis lebih mudah diamati.
- Misalnya : di halaman terdapat pohon mangga, mawar, semut, belalang, kupu-kupu, melati.
Tingkat Ekosistem
- Keanekaragaman yang timbul karena adanya interaksi antara lingkungan abiotik tertentu dengan sekumpulan makhluk hidup tertentu.
- Ditunjukan dengan adanya perbedaan faktor abiotik
- Ditunjukan dengan adanya perbedaan komposisi jenis populasi organisme
Keanekaragaman Hayati di Indonesia
Keunikan Keanekaragam Hayati Indonesia
Keunikan keanekaragaman hayati Indonesia ditandai oleh :
- Adanya fauna bertipe Oriental (Asiatis), Australis dan peralihan
- Memiliki tumbuhan (Flora) bertipe Malesiana
- Memiliki hewan dan tumbuhan yang endemik
- Memiliki hewan dan tumbuhan yang langka
Peta Persebaran
Berikut ini merupakan peta persebaran flora-fauna khas Indonesia. Terbagi menjadi 3 bagian. Indonesia Barat (Orientalis), Tengah (Peralihan), dan Timur (Australis). Antara bagian barat dan tengah dipisahkan garis Wallace, sedangkan antara bagian peralihan dan timur dipisahkan garis Weber.
![]() |
Peta Persebaran Fauna Indonesia |
Ciri-ciri Flora-Fauna Khas Indonesia
Ciri-Ciri Fauna Oriental
- Mamalia berukuran besar.Misalnya : gajah Sumatra (Elephas maximus sumatrensis), banteng (Bos sondaicus), harimau sumatra (Panthera tigris sondaicus)
- Banyak jenis primata. Misalnya : orang utan sumatra (Pongo pygmaeus obelii), orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus pygmaeus), kera (Macaca fascicularis)
- Warna bulu burung kurang menarik dan tidak beragam.Misalnya : burung Rangkong (Rhinoplax vigil), murai (Myophoneus sp)
Ciri-Ciri Fauna Australis
- Mamalia berukuran lebih Kecil.
- Memiliki mamalia berkantong. Misalnya walabi kecil (Dorcopsulus)vanheurni), walabi semak (Thylogale bruijni), kanguru pohon (Dendrolagus ursinus)
- Warna bulu burung lebih menarik dan beragam.Misalnya burung cendrawasih (Paradisaea minor), burung kasuari (Casuarius casuarius)
Ciri-Ciri Fauna Peralihan
- Pada daerah peralihan atau transisi Oriental-Australis (Sulawesi dan Nusa Tenggara) terdapat hewan-hewan dengan ciri khas tersendiri yang hanya dapat ditemukan di Indonesia. Misalnya : komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo (NTT), babi rusa (Babyrousa babyrussa), anoa (Bubalus depressicornis), dan burung maleo (Macrocephalon maleo) di Sulawesi
Ciri-Ciri Flora Malesiana
- Memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi
- Didominasi oleh pohon-pohon yang aktif melakukan fotosintesa
- Tumbuh dekat garis khatuliswa
- Tumbuh dalam kawasan hutan hujan tropis dengan penetrasi sinar matahari sepanjang hari.
- Tumbuh didaerah dengan curah hujan yang tinggi
Contoh tumbuhan malesiana sebagai berikut :
Meranti (Shorea spp.), Rotan (Calamus caesius), Salak (Salacca edulis), pohon jati (Tectona grandis), bunga titan arum (Amorphophallus titanum ), Rafflesia arnoldi
Manfaat Keanekaragaman Hayati di Indonesia
Keanekaragaman hayati memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan yaitu :
- Sumber pangan : Padi, sagu, jagung, buah, sayur, kacang, ternak
- Sumber obat-obatan : Mengkudu, jahe, kumis kucing, kina
- Sumber kosmetik : Rumput laut, kedelai, cendana
- Sumber sandang : Kapas, kulit hewan, rami
- Sumber papan : Kayu jati, sengon, ulin, kelapa
- Sumber plasma nutfah (kekayaan genetik) : Berbagai spesies khas Indonesia beserta varietasnya
- Aspek budaya : Kelapa gading, sirih, pinang (untuk upacara adat)
- Aspek rekreasi : Ikan hias, burung kicau, hewan peliharaan
Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Indonesia
Aktivitas manusia yang merugikan kelestarian keanekaragaman hayati :
- Pembalakan liar
- Alih fungsi hutan
- Perburuan satwa dilindungi
- Penggunaan pukat harimau
- Penggunaan bom, racun, atau listrik dalam menangkap ikan
- Pengenalan spesies alien
Aktivitas manusia yang menguntungkan kelestarian keanekaragaman hayati:
- Konservasi
- In situ (di lokasi asli) : hutan lindung, suaka marga satwa, cagar alam, taman nasional
- Ex situ (di bawa ke tempat lain) : kebun binatang, taman safari, kebun raya, akuarium raksaksa
- Pusat penangkaran hewan